Membangun masyarakat yang demokratis, berkeadilan, dan berkelanjutan melalui riset, advokasi kebijakan publik, inovasi digital, serta pemberdayaan masyarakat.
LSM KOMPAS adalah organisasi masyarakat sipil yang berfokus pada penguatan demokrasi, kebijakan publik, pemajuan kebudayaan, pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan perempuan dan kaum muda, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial. Kami meyakini bahwa perubahan sosial yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, pengetahuan, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab.
Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kualitas demokrasi, tata kelola kebijakan publik, transformasi digital, ketimpangan sosial, hingga perubahan iklim. LSM KOMPAS hadir sebagai ruang kolaborasi bagi masyarakat, akademisi, komunitas, media, pemerintah, dan sektor swasta untuk menghasilkan solusi berbasis pengetahuan, riset, dan aksi nyata.
Menghasilkan kajian berbasis data untuk mendukung kebijakan publik.
Mendorong kebijakan yang partisipatif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Menghubungkan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak bersama.
Kenali lebih dekat perjalanan, nilai, struktur, serta komitmen LSM KOMPAS melalui halaman-halaman berikut.
Mengenal LSM KOMPAS sebagai organisasi masyarakat sipil yang berkomitmen memperkuat demokrasi, kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi dan inovasi.
Telusuri perjalanan berdirinya LSM KOMPAS, perkembangan organisasi, serta berbagai tonggak penting yang membentuk komitmen kami hingga saat ini.
Pelajari visi, misi, dan arah strategis LSM KOMPAS dalam mewujudkan masyarakat yang demokratis, inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Nilai-nilai yang menjadi fondasi setiap langkah kami, mulai dari integritas, kolaborasi, partisipasi, inovasi, hingga keberpihakan kepada kepentingan publik.
Informasi mengenai legalitas organisasi, dokumen pendirian, serta komitmen LSM KOMPAS terhadap tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Kenali struktur kepengurusan, pembagian fungsi, serta peran setiap unsur organisasi dalam menjalankan program dan kegiatan LSM KOMPAS.
LSM KOMPAS membangun kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, komunitas, media, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Akses laporan tahunan, capaian program, penggunaan sumber daya, serta dampak yang telah dihasilkan sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Selama lebih dari 15 tahun, LSM KOMPAS terus bertumbuh dan beradaptasi dengan dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi. Setiap fase mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat demokrasi, mendorong kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat, serta membangun ekosistem kolaborasi dan pengetahuan demi perubahan yang berkelanjutan.
12 Juli 2011 menjadi tonggak berdirinya LSM KOMPAS sebagai organisasi masyarakat sipil yang berkomitmen memperjuangkan demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan publik. Pada fase awal ini, organisasi berfokus membangun fondasi kelembagaan, memperluas jaringan dengan komunitas, serta menginisiasi berbagai kegiatan pendidikan publik dan advokasi di tingkat lokal. Semangat independensi, integritas, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat menjadi nilai yang terus dijaga hingga kini.
Memasuki fase kedua, LSM KOMPAS mulai memperkuat kapasitas organisasi melalui pengembangan program advokasi kebijakan publik, peningkatan partisipasi warga, serta pembangunan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil, akademisi, media, dan pemerintah. Berbagai kegiatan pelatihan, diskusi publik, kajian kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat mulai dikembangkan sebagai bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Seiring meningkatnya dinamika sosial dan perkembangan teknologi, LSM KOMPAS memperluas fokus kerja ke berbagai isu strategis, seperti pemajuan kebudayaan, pemberdayaan perempuan, pemberdayaan kaum muda, pendidikan, kesejahteraan sosial, serta isu lingkungan hidup. Organisasi mulai mengintegrasikan pendekatan berbasis riset, data, dan teknologi dalam setiap program agar solusi yang dihasilkan lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.
Perkembangan teknologi digital mendorong LSM KOMPAS melakukan transformasi kelembagaan melalui pemanfaatan platform digital untuk pembelajaran, kolaborasi, publikasi, serta pengelolaan pengetahuan. Pada periode ini, organisasi semakin aktif mengembangkan berbagai modul pelatihan, kajian, media edukasi, dan ruang belajar daring guna memperluas akses masyarakat terhadap informasi, literasi digital, dan penguatan kapasitas masyarakat sipil dalam menghadapi tantangan era digital.
Memasuki usia ke-15, LSM KOMPAS menegaskan transformasinya sebagai Knowledge & Action Hub yang mengintegrasikan riset, advokasi kebijakan publik, pembelajaran terbuka, dan inovasi digital. Fokus utama diarahkan pada pengembangan ekosistem Demokrasi Digital, termasuk penyusunan Digital Democracy Toolkit, pengembangan Learning Management System (LMS), basis pengetahuan (Knowledge Base), platform kolaborasi, serta berbagai instrumen pendukung advokasi kebijakan berbasis data. Melalui transformasi ini, LSM KOMPAS berkomitmen menjadi mitra strategis bagi masyarakat sipil, pemerintah, akademisi, media, dan sektor swasta dalam membangun demokrasi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Bergabung sebagai mitra, relawan, peneliti, atau peserta pelatihan untuk bersama-sama membangun masyarakat yang demokratis, inklusif, dan berkelanjutan.








































