Skip to main content

Digital Democracy Toolkit Lab:
Co-Creating Policy and Communication Tools for Grassroots CSOs in West Java

Didukung oleh:

TIFA FOUNDATION dan CIVICUS

Bekerja sama dengan:

LSM KOMPAS | FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) | FDKV Universitas Widyatama

A. Latar Belakang: Tantangan yang Dihadapi CSO Saat Ini

Dalam beberapa tahun terakhir, platform digital telah menjadi ruang utama bagi organisasi masyarakat sipil (CSO) untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak-hak komunitas. Namun, pergeseran ini membawa konsekuensi serius. Aktivitas digital yang seharusnya menjadi alat partisipasi justru kerap berbalik menjadi ancaman hukum, sosial, dan reputasi.

Temuan Kritis dari Diskusi dengan 10 CSO di Cimahi dan Bandung (2025):

Aspek

Temuan

Kesiapan Hukum

9 dari 10 CSO merasa tidak dibekali untuk menghadapi tantangan hukum seperti UU ITE

Komunikasi Publik

10 dari 10 CSO mengaku kesulitan dalam komunikasi publik yang efektif dan aman

Analisis Kebijakan

Hampir semua CSO tidak memiliki metode sederhana untuk menerjemahkan pengalaman lapangan menjadi argumen kebijakan berbasis bukti

Aktivis di Jawa Barat telah menghadapi gugatan hukum akibat unggahan media sosial atau artikel opini. Sebuah unggahan yang kritis dapat dengan mudah dijadikan alat bukti hukum, menciptakan efek gentar (chilling effect) yang membungkam suara kritis. Kelompok yang paling rentan adalah aktivis perempuan (menghadapi kekerasan berbasis gender online), aktivis muda (kurang perlindungan institusional), serta pembela lingkungan dan buruh (menghadapi pengawasan intensif).


B. Apa Itu Digital Democracy Toolkit Lab?

Program ini adalah inisiatif kolaborasi strategis antara LSM KOMPAS, FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), dan FDKV Universitas Widyatama, yang didukung penuh oleh Tifa Foundation dan CIVICUS, untuk menciptakan solusi nyata atas tantangan tersebut.

Tujuan Utama:
Mengembangkan dua perangkat praktis (toolkit) yang akan membantu CSO melakukan advokasi kebijakan secara aman, percaya diri, dan efektif di ruang digital:

Toolkit

Fungsi

Policy Analysis Toolkit

Membantu CSO menganalisis regulasi kompleks dan menyusun argumen kebijakan berbasis bukti dengan metode sederhana dan terdefensi (termasuk Digital Regulation Navigator)

Digital Communication Toolkit

Menyediakan template visual profesional (media sosial, infografis) yang siap pakai dan aman secara hukum, dilengkapi Panduan Keamanan dan Gaya


C. Target Peserta dan Ruang Lingkup Kegiatan

Program ini terbuka untuk masyarakat umum secara inklusif sebagai pemangku hak, dengan prioritas bagi mereka yang selama ini menghadapi hambatan dalam partisipasi digital dan kebijakan publik, yaitu:

Kelompok Prioritas

Kaum Muda

Perempuan

Masyarakat Adat

Penyandang Disabilitas

Kelompok Multi Etnis & Kultur

Kelompok Akar Rumput

Kalangan Minoritas Lainnya


Jumlah peserta yang akan dilibatkan dalam setiap tahapan kegiatan:

Kegiatan

Jumlah Peserta

Format

Focus Group Discussion (FGD) Kebutuhan CSO

20 peserta

Daring

Survei Kebutuhan CSO

30 responden

Daring

Uji Coba Toolkit (Usability Testing)

30 peserta

Daring

Capacity Building Action Lab Workshop

50 peserta

Daring

Peluncuran Publik & Diseminasi

100+ peserta

Daring


D. Manfaat bagi CSO yang Berpartisipasi

Dengan bergabung dalam program ini, CSO akan mendapatkan:

  1. Perangkat Siap Pakai (Toolkit)

    1. Template analisis kebijakan yang dapat langsung digunakan untuk berbagai isu

    2. Desain komunikasi visual profesional yang telah divalidasi dan mudah diadaptasi

    3. Panduan keamanan digital dan mitigasi risiko hukum (khususnya terkait UU ITE)

  2. Peningkatan Kapasitas Langsung

    1. 50 perwakilan dari 30 CSO akan mengikuti Action Lab Workshop selama 2 hari

    2. Pelatihan langsung menggunakan toolkit untuk kasus advokasi nyata

    3. Sertifikat partisipasi dan menjadi bagian dari jaringan CSO tangguh

  3. Akses ke Jaringan dan Keahlian

    1. Pendampingan dari akademisi FISIP Unjani (pakar kebijakan) dan desainer FDKV Widyatama

    2. Konsultasi dengan pakar hukum dan keamanan digital

    3. Bergabung dalam komunitas pengguna toolkit untuk saling mendukung

  4. Akses Berkelanjutan

    1. Toolkit akan tersedia sebagai sumber daya publik terbuka (open source) yang dapat diakses selamanya

    2. Pembaruan berkala dan pendampingan pasca-program melalui Toolkit Steward


E. Mengapa CSO Harus Terlibat?

Program ini dirancang Bersama CSO, oleh CSO, untuk CSO. Anda tidak hanya menjadi peserta, tetapi kreator bersama yang menentukan bentuk dan isi toolkit agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Tahap Keterlibatan CSO:

Tahap

Peran CSO

FGD Kebutuhan

Memberikan masukan awal tentang tantangan nyata yang dihadapi

Survei Kebutuhan

Menjadi responden untuk pemetaan kebutuhan yang lebih luas

Uji Coba Toolkit

Menguji coba dan memberikan umpan balik untuk penyempurnaan

Action Lab Workshop

Pelatihan intensif dan penerapan langsung toolkit

Jaringan Alumni

Menjadi bagian dari komunitas pengguna toolkit di Jawa Barat



F. Informasi Praktis

Aspek

Detail

Program

Digital Democracy Toolkit Lab

Durasi

3 bulan (Maret - Mei 2026)

Lokasi

Kota Cimahi dan Wilayah Bandung Raya (kegiatan dilakukan secara daring)

Target Peserta

50 perwakilan dari minimal 30 CSO akar rumput di Jawa Barat

Kriteria Peserta

Terbuka untuk umum, dengan prioritas pada kaum muda, perempuan, masyarakat adat, disabilitas, multi etnis & kultur, kelompok akar rumput, dan kalangan minoritas lainnya

Biaya

Gratis (seluruh biaya partisipasi ditanggung program)


G. Komitmen yang Diharapkan dari Peserta

  1. Mengirimkan 1-2 perwakilan yang berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian program (bagi peserta FGD, Uji Coba, dan Action Lab)

  2. Berpartisipasi aktif dalam FGD/survei jika terpilih

  3. Menghadiri Action Lab Workshop selama 2 hari penuh bagi peserta terpilih

  4. Memberikan umpan balik jujur untuk penyempurnaan toolkit

  5. Bersedia mengimplementasikan toolkit dalam advokasi nyata dan berbagi pengalaman

Kesimpulan

Digital Democracy Toolkit Lab adalah jawaban atas kebutuhan mendesak CSO akan perlindungan hukum, penguatan kapasitas, dan alat komunikasi yang efektif. Dengan dukungan Tifa Foundation dan CIVICUS, serta pendekatan partisipatif yang menempatkan CSO sebagai pusat proses, program ini tidak hanya membagikan alat, tetapi membangun ekosistem advokasi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Jawa Barat.

Mari bersama kita ciptakan ruang digital yang aman dan memberdayakan bagi semua!



G. Informasi lebih lanjut

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, silakan mengunjungi:

  • Website LSM KOMPAS    https://lsmkompas.id

  • Email                info@lsmkompas.id

  • Admin                : 0831 3393 1539 (Sandi) - 0895 3772 89600 (Yusra)

#Locally Rooted #GloballyConnected #DigitallyEmpowerment #DigitalDemocracyInitiative
#DigitalDemocracyToolkitLab #LSMKompas #FisipUnjani #FDKVWidyatama


Partners